Langsung ke konten utama

#SWITERFIP 5-7'okt 2012

                                                                                                                                      7 Oktober 2012

      Mungkin tanggal ini bisa menjadi hari yg ga bakalan gw lupain, selain di amanahin di #SWITERFIP, banyak kejadian yg gw alami hari ini, dari mulai cape nya ngondisiin peserta muhsabah, banguninnya sussah, terus pas muhasabah pun bnyak peserta yg masih ketawa dan ngobrol dan itu pun membuat emosi gw sedikit naik, tapi alhamdulilah muhasabahnya pun berjalan dengan baik.
     Dan ketika pulang dari #SWITERFIP hal yg tak terduga pun terjadi yaitu tiba-tiba saja tronton yg saya naiki mogok di tengah jalan tol, sontak jalan tol pun macet, dan saya pun untuk pertama kalinya berdiri di tengah jalan tol cimanggis utk mengatur jalannya kendaraan lain, saya pun hampir putus asa ketika sopir tronton telah mencoba beberapa kali memperbaiki namun tak kunjung bisa baik, alhamdulilah setelah saya meminta doa dari peserta ikhwan di tronton dan kakak pengurus akhirnya kurang lebih 10 menit kemudian pun tronton kembali baik dan akhinya kami pun sampai di UNJ dengan selamat.
    Namun setelah panitia ikhwan pun disuruh mengangkut perkap acara switer yg bisa dibilang cukup banyak termasuk ada ban. bayangkan harus mengangkut ke lantai 3 FIP. benar'' hari yg melelahkan , tapi akhirnya kami pun bisa makan bersama'' setelah itu, benar'' nikmat  .
   Dan ketika saya pulang,  lewat sunan giri depan rabbani, tanpa sengaja ada pencuri motor dan di pun terjatuh setelah ada bapak'' dengan baik hati mengorbankan motornya demi menjatuhkan pencuri tsb, setelah mendengan seorang wanita berteriak dengan keras "maling" !!! . Dan akhirnya pun pencuri tsb terjatuh dan langsung di hajar massa didepan mata saya, dang maling yg satu lagi berhasil kabur namun tertangkap juga di depan kampus B unj. Dan utk pertama kalinya juga saya melihat maling dipukulin. hahahaha

Dan terakhir switer telah banyak membawa perubahan utk saya, terutama menjadi muslim yg lebih baik lagi, walaupun saya yakin bahwa saya masih belum bisa menjadi pemimpin yg baik dan bijaksana . terima switer .... sampai jumpa lagi #switerfip'2013 ..!!!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sarana Prasarana Pendidikan Formal dan Nonformal

BAB II PEMBAHASAN A.       Peran Pendidik dalam Perencanaan Kebutuhan Sarana, Pengadaan, Inventarisasi, Penataan/Penyimpanan, Pemakaian, Pemeliharaan, Penghapusan dan Pengawasan Sarana dan Prasarana di PKBM 13 Cipinang 1.       Hakikat Sarana dan Prasarana Pendidikan Menurut Suharsimi Arikunto (1987), sarana pendidikan ialah semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar, baik yang bergerak maupun tidak bergerak agar mencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan dengan lancar, teratur, efektif dan efisien. Prasarana pendidikan adalah alat yang tidak langsung yang digunakan untuk pencapai tujuan pendidikan. Yang termasuk prasarana misalnya ; Bangunan sekolah, lapangan olahraga, asrama guru, dan sebagainya.   2.       Hakikat Manajemen Sarana dan Prasarana Meurut Ari Gunawan (1996) Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan seluruh proses kegiatan yang direncanakan da...

Positif Covid-19

  Positif Covid-19 Pandemi Covid-19 sudah berjalan hampir 1 tahun sejak awal tahun 2020, banyak yang beranggapan ada atau bahkan tidak ada virus tersebut. Pada tanggal 16 Desember yang lalu, untuk pertama kalinya hamba melakukan test swab sebab sejak ditracing hamba memiliki kontak dengan penderita covid sekiar 14 hari yang lalu, ternyata itulah pengalaman pertama dengan hasil yang diluar dugaan 2 hari kemudian diberikan informasi bahwa hamba positif Covid-19. Pertama kali mendengarnya Cuma diam dan berpikir untuk langsung memberikan informasi kepada keluarga dan beberapa teman terdekat yang belum lama pernah kontak sebelumnya dengan hamba. Pertama kali dikhawatirkan jelas keluarga karena beberapa hari sebelum Swab memang pasti kontak dengan keluarga sebab hamba memang sudah bekerja secara WFH. AKhirnya keluarga pun mulai menginformasikan kepada tetangga dan melapor kepada RT setempat, alhasil seluruh keluarga pun dijadwalkan untuk Swab semua secara gratis ke puskesmas Kran...

23th

Momentum 23 Tahun Saya amat bersyukur sudah bisa diberikan kesempatan oleh Allah sudah memasuki usia yang 23 tahun. Tanpa terasa waktu seakan begitu singkat dan usia pun semakin betambah semakin tua atau juga bisa dikatakan seiring bertambahnya usia semakin mendekat kematian. Maka momen bertambah usianya ini saya jadikan momentum supaya hal-hal yang buruk yang pernah saya lakukan sebelumnya takkan terulang kembali atau juga sesuatu hal baik yang belum saya kerjakan bisa dikerjakan pada saat ini. Bila dipikir-pikir memang selama 23 tahun ini saya hanya berjuang untuk diri saya sendiri sebab membantu agama ini hanya sedikit sekali, membantu Negara hanya pas Sea Games 2011 saja, membantu lingkungan hanya sekedar event dan membantu keluarga hanya baru menciptakan kebanggaan saja karena sudah berhasil menjadi sarjana bahkan lebih sering merepotkan di keluarga ketimbang membantu. Itulah penilaian saya terhadap diri ini walaupun mungkin di mata orang lain berbeda pandangannya. ...