Langsung ke konten utama

Postingan

Belum Bisa Adil

Susahnya udah masuk masa-masa yang berat dengan segala urusan perkuliahan, harus ditambah lagi dengan berbagai macam urusan lain, tapi itulah orang dewasa... Banyak yang harus dipikirkan tapi susah ngejalaninnya, banyak yang harus ditelantarkan begitu saja, rasanya bersalah tapi mau gimana lagi emang susah utk melakukannya semuanya secara bersamaan dan adil .. Masih begitu labil, tapi di amanahkan begitu banyak , tapi InsyaAllah selalu ada jalan tengah oleh MU yang terkadang sering dilewatkan.. Andai semua orang bisa mengerti dan bisa berbagi betapa susahnya berada disebuah posisi yang sangat luar biasa baik tapi yang di amanahkan justru begitu kotor dan hitam sehigga sulit memutihkannya.. Memang sejak awal sebuah kesalahan dan kecerobohan ketika mengambil keputusan dan menentukan sebuah pilihan namu tidak pernah menimbang kedepan, itulah yang akan menjadi pelajaran besar ... Semoga Allah mengampuni segala kekhilafan dan semua dosa, yang mungkin begitu banyak tapi tak pernah ...

Rasa yang manusiawi

Mungkin ini memang sudah jalan yang Diatas atau memang kesalahan saya tapi bagi saya ini memang sudah sebuah keputusan yang sudah saya ambil. Saya tahu apa yang saya lakukan walau  terbilang egois. tapi ini keputusan saya. Menurut saya dia sudah sangat baik.hanya saya saja yang begitu kurang peduli dan terbilang egois. terlalu banyak yang saya pikirkan hingga semuanya terlalaikan begitu saja. ini memnag manusiawi kalau saya sering lupa atau melewatkan sesuatu. karna saya tidak bisa mengatur semua ini. saya terlanjur sejak dulu sudah hidup sederhana dan apa adanya. Ya Allah tolong selalu ingatkan diriku terhadapMu. karna saya tahu hidup ini tidak akan lama lagi. dan dosa ini  begitu banyak tanpa pernah ada sesekali ingin memperbaiki kesalahan. selalu saja yang ada penyesalan. Entah setelah ini akan ada cerita atau cobaan apa yang hadir semoga saya bisa melaluinya. Sekarang yang saya rasakan adalah bahagia ditengah-tengah kesibukan akhir semester ini. perjalanan yang semaki...

Seorang Hamba Manusia Biasa

Sejak dulu memang saya seperti ini, walupun boleh di bilang tumbuh berkembang bersama keluarga yang cukup mengenal agama, tapi teta saja dengan berbasic agama tapi tetap selengean seperti sekarang. Mungkin banyak orang yang berharap banyak dengan saya saat ini, termasuk dari sikap, penampilan, gaya, omongan, ibadahnya dan lain-lain. Walaupun sudah boleh dibilang mengenal Islam, tapi tetap saja sulit bagi saya untuk merubahnya, walaupun memang lebih baik harus berubah. Tapi bagi saya, lebih bahagia tampil apa adanya dan sederhana, dibanding tampil rapi dan baik namun mengandung unsur riya atau ingin dipandang oleh orang banyak, saya termasuk orang yang kurang peduli dengan omongan orang yang menggunjing dan menghina saya, bagi saya sudah bertahan sampai sejauh ini boleh dibilang luar biasaa bila dibandingkan dengan yang lain, yang alim, sopan, penampilannya baik, gayanya baik tapi justru pergi dan tak mau bertahan disini. Saya mungkin ketua paling berbeda dengan yang lain, sebab m...

Kurang Bersyukur

Hampir semua doa ku telah dijawab oleh MU, tapi masih saja begitu bodohnya saya masih begitu kurang bersyukur saya kepada MU, maaf kan saya ya Allah yang masih begitu kurang bersyukur .... Terima kasih ya Allah, engkau telah menghadirkan teman-teman yang luar biasa, aku hanya orang biasa tanpa mereka semua, terima kasih telah mengirimkan orang-orang yang ikhlas bisa menerima ku apa adanya.. itu lebih bahagia sekali... engga terasa udah enam bulan berjalan ... !!!

Sebuah Tempat yang berarti bagi saya

Akhirnya tepat masuk di penghujung bulan Februari, tempat dimana hampir 2 tahun saya berpijak dan berkumpul harus berakhir, sebab memang masa kepengurusannya yang telah lewat,karena memang masa dan periodenya yang telah lewat atau ketuaan, sebab sudah memasuki masa-masa dimana menjadi hal yang paling penting menuju skripsi. Terima kasih utk tempat yang luar biasa Tuhan berikan kepada saya untuk menempatiny hampir dua tahun ini, banyak memori indah dan ada juga yang kurang indah,tapi itu semua menjadi hal yang istimewa dan berartibagi saya, menyesal juga ketika disana sering kurang menjaga kebersihan dan kerapihan disana. Terima kasih utk teman-teman seperjuangan dimana merekalah yang menjadi motivasi saya kut HMJ PLS, (Jasir, anton, yogi, fendy dan andri), kemudian juga setelah itu saya kembali menemukan sebuah geng baru yakni geng tiga ribu (puji, dewi, dita, mamad, rika, putri) dan yang paling penting saya bisa menemukan dan mendapatkan sesuatu hal yang engga pernah terbayangka...

Kemunafikan atau Kebenaran

Tuhan pasti sudah mengetahui apa yang ada di hati dari hamba-hambanya, termasuk apa yang ada di dalam hati saya, pasti kalau banyak orang tahu, pasti mereka mengira saya adalah orang munafik . Hanya bisa menyuruh orang lain, namun diri saya sendiri tak pernah berubah ke arah yang lebih baik. Tuhan mengapa engkau memberikan amanah ini, di saat saya tak mampu melupakan janji saya, dan akhirnya seperti ini menjadi sebuah hubungan yang rumit dan tidak ada satupun yang tahu. Apakah nantinya saya bisa amanah atau hanya malah membuat kemunduran, di saat sudah mulai berada dalam fase-fase penting menuju akhir masa perkuliahan. Banyak yang harus dipikirkan juga, termasuk harapan keluarga apabila saya lulus nanti Insya Allah akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan utk orang-orang yang setiap saat mendukung dan merawat saya . Tuhan semoga Engkau selalu menunjukkan petunjuk dan jalan keluarnya .. yang jelas yang saya rasakan sekarang adalah " b a h a g i a " ....